Selasa, 09 Desember 2014

menganalisis isi website 2

Menganalisis isi website

Terinspirasi dari banyaknya fashion online shop di Indonesia,saya memilih menganalisis  http://www.zalora.co.id yang sudah begitu terkenal di Indonesia. Begitu banyak produk yang di tawarkan di online shop ZALORA ini seperti :
*   Wanita
-      Wedges
-      Flat
-      Dresses
-      Heels
-      Atasan
-      Jeans
-      Tas
-      Asesoris

*   Pria
-      sepatu olahraga
-      sneackers
-      sepatu formal
-      t-shirt
-      jeans
-      kemeja
-      celana pendek


a.  Halaman untuk hal-hal yang di tanyakan

Halaman produk pada website zalora mencerminkan halaman yang sangat informatif mengenai detal produk, pilihan motif, ketersediaan stok. Hal ini sangat membantu bagi konsumen untuk memilih produk dan pilihan motif yang sesuai selera, dengan berbagai macam desain yang telah tersedia.website ini juga mnyediakan quick link yang memudahkan konsumen untuk mngecek informasi terbaru atau barang baru,barang yang telah di kirim atau resi pengiriman barang,memudahkan mencari barang yang kita inginkan,serta mengetahui tentang fitur layanan bebas ongkos kirim,cash on delivery,garansi barang, dan informasi melalui telepon jika ada masalah tentang pengaduan barang.
b.  Kecepatan akses

Kecepatan untuk mengakses di situs web zalora juga cepat,karena sudah begitu banyak masyarakat yang sudah sering menggunakanya.

c.   Alamat website zalora juga dapat di akses dengan menggunakan google chrome,Mozilla,dan juga dapat melalui gadget anda secara langsung.
d.  Dengan adanya pemberitahuan tentang proses pembayaran,jasa pengiriman yang di gunakan, dan di sosial media untuk mngetahui tentang update barang terbaru.
-      Prosess pembayaran di ZALORA bisa melaui :
Visa , BCA, mandiri
-      Jasa pengiriman yang digunakan :
Firstlogistic, gojek, JNE
-      Sosial media :
Blog, facebook.tweeter, google+.piterest, youtube.







Senin, 01 Desember 2014

PEMBAYARAN ELEKTRONIK APLIKASI EVALUASI E-BUSSINES


pembayaran teknologi elektronik"
Alat pembayaran adalah alat tukar menukar yang sah, secara umum
dikenal sebagai uang. Uang diakui dalam ilmu ekonomi tradisional dan modern
sebagai suatu alat pembayaran yang berlaku secara universal. Bentuk dan fungsi
dari uang itu sendiri terus berkembang seiring dengan perkembangan jaman.
Dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat, maka fungsi dari uang juga
diharapkan dapat menjembatani proses pembayaran yang serba cepat, tepat dan
aman. Konsep ini berkembang terus sesuai dengan perkembangan jaman dan
teknologi. 
Bentuk uang yang semula berupa logam dan kertas tidak lagi cukup untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat masa kini. Kini sebuah bentuk baru dari uang
tercipta, yaitu dalam bentuk informasi dan data atau aplikasi yang tersimpan
dalam sebuah objek yang umumnya berbentuk kartu.

dengan ini saya akan membahas apa yang dimaksud dengan alat pembayaran elektronik serta contohnya:

    Pembayaran teknologi elektroni adalah pembayaran yang dilakukan  secara terkomputerisasi .
misalnya:
  Alat Kartu Pembayaran Elektronik

A. Credit Card (Kartu Kredit)

            Walaupun belum ada pengertian kartu kredit yang diakui secara universal, namun beberapa literatur mencoba memberikan definisi yang tepat tentang apa itu kartu kredit antara lain dari
B. Debit Card/ATM (Kartu Debet/ATM)
    Kartu debet dan kartu ATM adalah sebuah kesatuan, perbedaan
penyebutan dikarenakan dari penggunaannya yang multifungsi. Sebuah
kartu dapat dikatakan sebagai sebuah kartu ATM jika kartu tersebut
digunakan untuk melakukan transaksi pada mesin ATM, khususnya
ditujukan untuk mengambil dana. Jika kartu tersebut digunakan untuk
melakukan transaksi pembayaran dan pembelanjaan non-tunai dengan
menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC), maka kartu tersebut
dikenal sebagai kartu debet.
Fungsi dan kegunaan dari kartu debet dan kartu ATM adalah:
sebagai alat bantu untuk melakukan transaksi dan memperoleh informasi
perbankan secara elektronik. Kegunaan tersebut antara lain adalah untuk
melakukan penarikan tunai, setoran tunai, transfer dana, pembiayaan,
pembayaran, pembelanjaan dan informasi yang tersedia adalah informasi
saldo dan kurs. Namun seiring dengan kemajuan teknologi informasi,
fitur-fitur yang disediakan pun terus berkembang.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
C.Stored Value Card (kartu penyimpan dana)
Stored value card adalah sebuah kartu yang berfungsi untuk
menyimpan sebuah dana dengan jumlah yang telah didepositkan.
Fungsinya hampir sama dengan kartu debet, namun pada stored value card
ini tidak menyimpan identitas dari si pengguna (anonymous). Dengan istilah stored value card ini berarti dana atau data dari dana tersebut
disimpan langsung pada kartu berupa data. Sedangkan pada penggunaan
kartu debet atau kredit dana tetap disimpan pada komputer pengelola dan
kartu berfungsi hanya sebagai alat otorisasi saja.


                                              2. Teknologi Alat Pembayaran Elektronik:
            Secara tidak langsung transaksi elektronik adalah konversi pembayaran konvesional menjadi bentuk data digital dengan penerapan teknik enkripsi. Data-data atau aplikasi tersebut tersimpan dalam beberapa jenis media elektronik yang dapat di lekatkan file-file tersebut.  Jika kita melihat
pada jenis media yang biasa dipergunakan dalam transaksi elektronik berdasarkan teknologi yang digunakan, maka media tersebut terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu :
    A. Kartu Magnetik (Magnetic Card)
Kartu magnetik adalah kartu plastik kecil yang memiliki pita
termagnetasi di permukaannya. Kartu magnetik biasanya memiliki pita
magnetik yang mengandung 2 atau 3 jalur informasi.
Jenis informasi yang terdapat dalam kartu magnetik biasanya ada tiga macam, yaitu offline
stripe, online stripe.
(1) Online stripe adalah jenis penyimpanan informasi
yang berisi informasi dari si pengguna, biasa digunakan dalam transaksi
untuk mengakses informasi-informasi terhadap si pengguna kepada
komputer pusat;
(2) offline stripe biasa digunakan untuk menyimpan suatu
informasi yang dapat langsung di tafsirkan oleh alat pembaca kartu
tersebut. Contohnya : kartu telpon yang menyimpan informasi tentang
saldo pulsa, dan begitu digunakan alat pembaca kartu mengirimkan
informasi untuk mengurasi saldo yang terdapat pada kartu tersebut.
                            Penggunaan kartu magnetik ini adalah bentuk yang paling umum
ditemukan pada alat pembayaran menggunakan kartu seperti kartu kredit dan kartu debet. Namun karena faktor keamanan dimana teknologi ini mengalami beberapa kali serangan secara fisik, maka penggunaan teknologi magnetic stripe sebagai media penyimpan data di kartu pembayaran  mulai ditinggalkan untuk beralih pada teknologi smartcard (microprocessor chip).

B. Cek Elektronik (e-check)
        Cek dalam bentuk konvesional pada dasarnya merupakan pesan pada bank milik konsumen untuk mentransfer dana dari rekening milik konsumen ke rekening seseorang yang lain. Sama halnya dengan cek konvesional tersebut, cek elektronik pun mempunyai fitur yang sama. Cek
elektronik sebenarnya juga berupa pesan yang telah tersandi untuk mengirimkan pesan kepada bank untuk mengirimkan dana.
Cek elektronik dapat dibuktikan lebih unggul dari cek kertas dalam
satu aspek yang signifikan. Sebagai pengirim, kita dapat melindungi diri
kita sendiri dari kecurangan-kecurangan yang mungkin muncul dari
penyingkapan nomor rekening oleh orang yang tidak berhak. Dengan
protokol SET (Secure Electronic Transaction), sertifikat-sertifikat
elektronik dapat digunakan untuk melakukan pengujian otentifikasi
terhadap pembayar, bank pembayar, dan rekening bank.


        Dalam pembayaran dengan cek elektronik, pertama-tama konsumen harus membuka sebuah akun bank di internet. Untuk melakukan transaksi si pemilik cek elektronik akan mengirimkan cek
tersebut sebagai pembayaran. Melalui prosesnya cek ini akan di validasi oleh bank, setelah itu bank akan mengirimkan pembayaran yang tertera pada cek tersebut dari si pembayar kepada penerima pembayaran. Tentu saja semua ini dilakukan secara elektronik.

C. Uang Elektronik (e-money)
Digital cash merupakan versi elektronik dari uang tunai, biasa di
sebut dengan nama e-cash, digital currency atau electric money.
Penggunaan uang elektronik ini adalah metode yang paling cocok
digunakan untuk pembayaran recehan (micropayment). Uang 
Penggunaan dari uang elektronik adalah dengan cara pendebetan
secara langsung saldo yang kita miliki dengan cara pemberian kodeotorisasi (sering disebut dengan nama token). Bank dapat melakukan
validasi masing-masing token dengan penanda digital (digital signature)
sebelum mentransmisikannya kembali ke komputer kita. Saat kita mau
membelanjakan sejumlah token ke penjual, yang kemudian akan
melakukan verifikasi ke bank dan menarik dananya. Token ini hanya dapat
dibelanjakan sekali dengan sistem pengamanan dari bank untuk mencatat
nomor seri setiap token, maka token tidak akan dapat digunakan secara
berulang.
D. Kartu Pintar (Smart/Chip/Integrated Circuit Card) 
Kartu pintar memiliki bentuk yang sama dengan kartu magnetik,
namun perbedaan ada pada microprocessor (mikroprosesor) dan tempat
penyimpanan (memori) yang di tempatkan pada kartu ini.  Secara fisik
daya tahan kartu pintar ini relatif lebih kuat dibandingkan dengan kartu
magnetik yang cenderung mudah tergores atau rusak akibat terkena daya
magnet yang lebih kuat dari benda lain.

TREND DAN TANTANGAN E-BUSSINES


TREN DAN TANTANGAN BISNIS SAAT INI

Inilah delapan peluang usaha bagi pemodal kecil dan menengah yang prospektif di tahun 2014 untuk pangsa pasar Indonesia berikut 8 Bisnis Usaha yang akan Nge Trend di Tahun 2014 :

1. Usaha Percetakan
Tahun 2014 bangsa Indonesia akan mengadakan pesta lima tahunan, yakni Pemilihan Umum. Jika anda telah memiliki usaha percetakan spanduk dan baliho, maka siap-siaplah panen rejeki. Puluhan partai dan ratusan calon anggota dewan baik pusat maupun daerah, serta kandidat presiden yang ingin berebut kursi tentu membutuhkan atribut-atribut kampanye seperti spanduk, pamflet, pin, sticker, brosur, dan sebagainya. Hal ini merupakan peluang bisnis yang menjanjikan.

2. Bisnis Gadget dan Pulsa
Menurut berbagai riset dan analisa pasar, pengguna mobile gadget terutama smartphone akan mengalami pertumbuhan yang pesat, termasuk di Indonesia. Jika anda punya modal 10-20 jutaan rupiah, maka anda bisa mencicipi manisnya bisnis penjualan handphone dan pendukungnya, seperti assesoris ponsel dan pulsa.

3. Waralaba (franchise)
Di tahun 2013 bisnis yang berkonsep waralaba (franchise) mengalami pertumbuhan yang menjanjikan. Bukan hanya waralaba makanan dan minuman saja, beragam bidang usaha juga membuka jaringannya dengan model waralaba, seperti pendidikan,

4. Bisnis Lewat Media Online
Sejalan dengan pertumbuhan pengguna internet, bisnis yang dilakukan lewat media online nampaknya juga akan bersinar kinclong, misalnya bisnis penjualan produk lewat toko online, afiliasi menggunakan facebook, dan sejenisnya.

5. Usaha Kuliner
Bisnis ini adalah bisnis yang tak pernah sepi, selalu bersinar dari masa ke masa. Hal yang bisa membuat anda bertahan dalam kompetisi bisnis kuliner adalah kreatifitas menciptakan menu makanan dan minuman yang nikmat, misalnya bakso unik, nasi bakar, dan sebagainya

6. Bisnis Fashion
sama halnya dengan usaha kuliner, bisnis di bidang fashion juga tak pernah ada matinya. Namun sepertinya di tahun 2014 ini, bisnis sablon dan digital printing kaos lebih berpeluang menghasilkan untung berlimpah. Hal ini tidak terlepas dari agenda pemilhan umum dan moment piala dunia (usaha baju jersey tim worldcup).

7. Bisnis Otomotif (Reparasi dan Modifikasi)
Meskipun tahun 2013 dan 2014 diprediksi masih terjadi krisis ekonomi di kawasan Eropa, namun di Asia situasinya kemungkinan lebih baik. Pangsa pasar mobil dan motor di Indonesia pada tahun 2014 diperkirakan tetap bagus, palagi banyak produsen-produsen otomotif yang berencana meluncurkan mobil murah. Sehingga secara tidak langsung juga memberi dampak positif bagi para pelaku usaha reparasi, aksesoris dan modifikasi otomotif.

8. Bisnis Buku Teks Pelajaran
Di pertengahan tahun 2013, pemerintah melalui Kemendiknas telah meluncurkan kurikulum baru bagi sekolah-sekolah yang ditunjuk. Dan tahun 2014, program implementasi kurikulum baru tersebut akan semakin diperluas ke sekolah-sekolah lain. Hal ini tentu memerlukan buku teks pelajaran yang baru. Nah jika anda ingin membuka bisnis toko buku atau menjadi penulis buku, maka manfaatkan moment tahun 2014 ini untuk menggali keuntungan, khususnya penjualan buku-buku teks pelajaran dari jenjang TK hingga SMA.


Tantangan bisnis masa kini


Contoh tantangan bisnis yang ada di masa kini adalah sebagai berikut :

a. Globalisasi ekonomi,
merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan, dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan atau tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan terhadap arus modal, barang dan jasa. Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. Di satu pihak globalisasi perekonomian akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif, namun disisi lain globalisasi ekonomi juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik.

b. Tantangan social
Pemulihan eknomi, merupakan naiknya stabilitas kerja, namun masih terbtasnya kesempatan kerja.Wanita di dunia kerja, peranan wanita di dunia kerja saat ini membuat persaingan di dalam dunia kerja menjadi semakin sulit. Karena keterbatasannya lapangan pekerjaan. Diversitas, banyaknya tenaga kerja yang berbeda ras, agama, kewarganegaraan, budaya, dan suku membuat semakin beragamnya sifat dan karakteristik dalam suatu perusahaan. Konflik nilai, pada dasarnya nilai yang dimiliki setiap individu dalam setiap organisasi tidak sama, sehingga konflik bisa saja terjadi antar individu maupun kelompok. Etika bisnis, merupakan aplikasi pemahaman kita tentang apa yang baik dan benar untuk beragam institusi, teknologi, transaksi, aktivitas dan usaha yang kita sebut bisnis. Pembahasan tentang etika bisnis harus dimulai dengan menyediakan rerangka prinsip-prinsip dasar pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan istilah baik dan benar, hanya dengan cara itu selanjutnya seseorang dapat membahas implikasi-implikasi terhadap dunia bisnis.

c. Tantangan kualitas,
tantangan perusahaan yang berkaitan dengan kebutuhan konsumen akan produk dan pelayanan yang memuaskan.Contoh : Dalam kurun waktu seperempat abad terakhir, Asia muncul sebagai industri manufaktur terbesar di dunia. Tetapi di sisi lain kegiatan value added seperti pengembangan, riset, desain, dan juga branding malah cenderung menurun. Tidak adanya value added ini mengikis margin yang diperoleh oleh industri manufaktur dan memicu sebagian eksekutif di Asia untuk mendesain, melakukan branding dan juga melakukan marketing untuk produk mereka sendiri. Sampai saat ini transisi dari orientasi manufaktur menjadi pemilik brand sudah berhasil dilakukan oleh industri di negara Jepang dan Korea. Di negara-negara Asia lainnya termasuk raksasa industri China dan India, masih sedikit sekali brand-brand yang mendunia. Pada kenyataannya tidak terdapat satupun brand Asia yang menempati 100 top brand dunia pada tahun 2008 kecuali dari Jepang dan juga Korea.

d. Tantangan teknologi,
merupakan suatu tantangan dimana suatu perusahaan harus bisa memaksimalkan teknologi dalam produksi yang mereka lakukan. Untuk menghasilkan suatu produk yang mempunyai kualitas yang baik.

Senin, 24 November 2014

pengenalan dan rancangan e-bussines

Pengenalan E-Business - E-business mengacu pada semua penggunaan kemajuan teknologi informasi (TI), khususnya teknologi jaringan dann komunikasi, untuk memperbaiki cara-cara sebuah organisasi dalam melakukan seluruh proses-proses bisnis” (Romney/Steinbart).

Defenisi dalam perspektif TI, e-bussiness yaitu praktek pengoperasian secara terintegrasi proses-proses bisnis yang terlibat dalam penciptaan nilai tambah dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara ekstensif.

E-Business merupakan kegiatan berbisnis di Internet yang tidak saja meliputi pembelian, penjualan dan jasa, tapi juga meliputi pelayanan pelanggan dan kerja sama dengan rekan bisnis (baik individual maupun instansi).

Fungsi E- Bussiness yaitu untuk mensupport bagian dari marketing, produksi, accounting, finance, dan human resource management. Proses transaksi online memegang peranan yang sangat penting pada e-business.

Untuk membangun e-business yang utama harus kita buat yaitu membenahi terlebih dahulu system pengelolaan sumber daya perusahaan secara terpadu, membuat perencanaan investasi teknologi secara mendetail dan komprehensif, menentukan arah investasi teknologi untuk menjawab kebutuhan jangka panjang, membentuk struktur organisasi yang fleksibel dan adaptif terhadap perubahan, dan melakukan kerjasama kondusif dengan mitra bisnis.

Ada beberapa kiat – kiat dalam e-bussines diantaranya :

- Membenahi terlebih dahulu sistem pengelolaan sumber daya perusahaan secara terpadu.

- Membuat perencanaan investasi teknologi secara mendetail dan komprehensif.

- Menentukan arah investasi teknologi untuk menjawab kebutuhan jangka panjang.

- Membentuk struktur organisasi yang fleksibel dan adaptif terhadap perubahan.

- Melakukan kerjasama kondusif dengan berbagai mitra bisnis (vendor, pemasok barang, lembaga keuangan, dan lain sebagainya).

Ada beberapa Metode Pengembangan e-Business :

- Pertimbangan Komoditi

- Infrastruktur Pengembangan

- Perencanaan Basisdata

- Pengembangan Program Aplikasi

- Implementasi dan Disseminasi

Aplikasi E-bussiniess:

- ERP (Enterprise Resource Planning) sistem informasi pendukung e-business, yg menyediakan berbagai macam kebutuhan perusahaan seperti supply chain, CRM, marketing, warehouse, shipping, dan payment, serta mampu melakukan otomatisasi proses bisnis.

- CRM (Customer Relationship management) ¤ sistem kustomisasi real time yang memanajemen kustomer dan melakukan personalisasi produk dan servis berdasarkan keinginan kustomer.

- EAI (Enterprise Application Integration) ¤ merupakan konsep integrasi berbagai proses bisnis dengan memperbolehkan mereka saling bertukar data berbasis message.

- SCM (Supply Chain Management) ¤ manajemen rantai supply secara otomatis terkomputerisasi.

Beberapa contoh e-bussiness:

1. E-Banking:

E-banking didefinisikan sebagai penghantaran otomatis jasa dan produk bank secara langsung kepada nasabah melalui elektronik, saluran komunikasi interaktif. E-Banking meliputi sistem yang memungkinkan nasabah bank, baik individu ataupun bisnis, untuk mengakses rekening, melakukan transaksi bisnis, atau mendapatkan informasi produk dan jasa bank melalui jaringan pribadi atau publik, termasuk internet.

2. E-Commerce

E-Commerce didefinisikan sebagai segala bentuk perdagangan/ perniagaan baik pembelian, penjualan, pertukaran barang atau jasa (trades of goods and services) dengan mengunakan media elektronik.

3. E-Engineering

E-engineering adalah jawaban untuk globalisasi pertumbuhan manufaktur, sumber daya dan teknik. Dalam dunia yang terus meningkat kecepatan, kompetisi, memperlakukan dan kesempatan, Anda perlu melakukan bisnis Anda lebih baik, lebih cepat dan lebih efisien setiap hari.

4. E-Learning

E-Learning adalah pembelajaran jarak jauh (distance Learning) yang memanfaatkan teknologi komputer, jaringan komputer dan/atau Internet. E-Learning memungkinkan pembelajar untuk belajar melalui komputer di tempat mereka masing-masing tanpa harus secara fisik pergi mengikuti pelajaran/perkuliahan di kelas.

5. E-Marketing

E-Marketing adalah sisi pemasaran dari E-Commerce, yang terdiri dari kerja dari perusahaan untuk mengkomunikasikan sesuatu, mempromosikan, dan menjual barang dan jasa melalui internet.

6. E-Research

E-Research mengacu pada penggunaan teknologi informasi untuk mendukung bentuk-bentuk penelitian yang ada dan penelitian yang baru.

7. E-Travel

E-Travel adalah solusi total dengan konsep SaaS (Software as a Service) yang komprehensif berbasis web application yang mengadopsi teknologi ERP yang tersusun atas modul –modul yang berfungsi untuk mempermudah dalam perencanaan, pengelolaan, dan mengatur transaksi yang ada didalam perusahaan travel serta dapat digunakan sebagai acuan dalam pengambilan suatu sistem keputusan.

8. E-Government

E-Goverment adalah pelayanan pemerintah yang berbasis menggunakan elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan public secara efektif dan efesien, E-Government atau pemerintahan berbasis elektronik semakin berperan penting bagi semua pengambil keputusan

Tren kearah E bussiness

Tantangan Pembangunan Sistem Informasi E-Business:

Ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi oleh para pengelola perusahaan yaitu :

1. Tantangan strategi bisnis

Ketangguhan sistem informasi e-Business terletak pada bagaimana perusahaan merumuskan dan menuangkan strategi bisnisnya yang handal dalam sistem tersebut misalnya strategi harga, strategi produk, strategi teknologi dan sebagainya.

2.Tantangan globalisasi

Perusahaan-perusahaan lokal yang ingin berlaga di pasar global harus memahami seluk beluk bisnis dalam lingkungan ekonomi global. Lingkup pasar berubah menjadi lebih luas. Perbedaan platform seperti bahasa, budaya, politik, harga, perilaku konsumen, kebijakan pemerintah dan sebagainya dapat menjadi masalah dan ancaman kerugian.

3.Tantangan arsitektur informasi

Keputusan perusahaan untuk mengembangkan sebuah arsitektur informasi yang baru guna mendukung tujuan bisnisnya.

4.Tantangan investasi

Perusahaan harus mampu merumuskan visi dan anggaran untuk berinvestasi teknologi informasi dengan skala yang luas. Hal ini sangat kompleks dan membutuhkan perhatian yang serius

5.Tantangan kemampuan untuk merespon dan mengontrol

Perusahaan tertantang untuk merancang sistem-sistem yang mudah dipahami dan dikontrol agar sistem informasi yang dibentuk mampu memberikan respon yang cepat dan tepat.

6.Tantangan operasional

Kemampuan suatu perusahaan untuk memelihara informasi yang disajikan dalam situs web. Perusahaan juga dihadapkan pada persoalan keamanan data yang di-share dalam jaringan global tersebut karena banyak hacker dan cracker yang berlalu lalang.

7.Tantangan komunikasi

Kemampuan untuk mengkomunikasikan rencana induk pengembangan sistem kepada sumber daya manusia agar mereka dapat memahami, menerima dan mau menggunakan secara optimal.

Merancang Strategi Sistem E-Business

Perusahaan e-Business perlu merancang sebuah strategi yang akan diimplementasikan dalam bentuk sistem informasi e-Business. Stategi itu tidak hanya berupa strategi bisinis melainkan juga melibatkan strategi teknologi informasi karena sistem e-Business dibangun dengan tumpuan teknologi tersebut.

Strategi perlu disusun dengan cermat untuk menjawab tantangan bisnis seperti kompetitor pada satu jenjang atau kompetitor kecil lainnya, produk-produk substitusi dan tuntutan konsumen.

Strategi juga berfungsi untuk mengelola sumber daya yang terbatas jumlahnya guna memperoleh laba. Sistem informasi e-Business yang dibangun harus terdefinisi dengan jelas dan terinci tentang model bisnis yang akan diterapkan, alur pergerakan informasi, jenis dan model informasi yang dibutuhkan serta menentukan hak akses informasi. Strategi meliputi penentuan perangkat keras dan perangkat lunak baik sistem dan aplikasinya.

Strategi Pengembangan e-Business

- Penyusunan Rencana Pengembangan

- Pembangunan secara bertahap/dinamis

- Perlu menetapkan prioritas implementasi

- Pemilihan Teknologi yang tepat

- Penyiapan Sumber Daya

- Gunakan jasa Web-Hosting

- Pengembangan diserahkan pihak ketiga

- Kerjasama dengan Institusi Penyedia jasa Internet